BELASAN TAMAN DI CIREBON BAKAL DIREVITALISASI

Sebanyak 18 titik taman di seluruh Kota Cirebon yang saat ini kurang terawat dan terkesan kumuh, bakal direvitalisasi di tahun 2019 ini.

Anggaran revitalisasi bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Badan usaha baik pemerintah maupun swasta.

Menurut Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati, program revitalisasi belasan titik taman tersebut, merupakan salah satu bentuk komitmen badan usaha, untuk ikut menciptakan Kota Cirebon yang hijau, bersih, tertib dan aman.

Menurutnya, revitalisasi 18 taman kota, menjadi taman tematik, yang bukan hanya cantik dan menarik tapi juga mendidik.

“Revitalisasi taman selain untuk menciptakan Kota Cirebon yang hijau dan bersih juga nyaman ditinggal warganya, agar warga bahagia,” ungkap Eti seusai acara coffee morning di Keraton Kasepuhan Jumat 1 Maret 2019.

Kegiatan coffee morning yang juga dihadiri tokoh masyarakat lintas iman digelar untuk mencari masukan dari berbagai pihak, yang bisa dijadikan landasan Pemkot untuk membangun Kota Cirebon.

Menurut Eti, menjadikan Kota Cirebon sebagai kota tujuan utama wisata Jabar bahkan dunia, bukan perkara mudah.

Dengan sejumlah persoalan perkotaan yang kompleks, dari mulai sampah, lingkungan hidup, kebersihan, kemiskinan dan persoalan sosial lainnya, menjadikan target kota wisata semakin sulit.

“Ini juga tantangan yang diberikan Gubernur Jabar kepada Pemkot Cirebon, agar dalam waktu tiga tahun, Kota Cirebon bisa berbenah dan layak dikunjungi sebagai kota wisata,” jelasnya.

Namun dengan dukungan seluruh pihak, dari mulai jajaran Pemkot, badan usaha baik swasta maupun pemerintah serta masyarakat, Eti Herawati, optimistis target menjadi kota tujuan utama wisata dunia, bisa terwujud dalam waktu tiga tahun.

Eti juga apresiasi upaya warga Kelurahan Kecapi dan Kelurahan Larangan yang secara swadaya memelopori penghijauan di daerahnya masing-masing.

“Kami, Pemerintah Daerah Kota Cirebon sangat mengapresiasi kegiatan warga di Kelurahan Larangan dan Kecapi ini. Kami berharap kegiatan yang sama juga dilakukan warga lainnya di Kota Cirebon,” katanya.

Dikatakannya, kegiatan yang dilakukan warga, berupa penanaman pohon di sepanjang Jalan Rajawali Raya dan Jalan Ciremai Raya bukan hanya merupakan bentuk dukungan nyata akan visi Sehati, yaitu Kota Cirebon hijau, bersih dan tertib, namun juga merupakan gerakan yang menginspirasi. (pr/chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: