BERATNYA ‘ANGKAT’ SEKTOR PARIWISATA YANG LAMA TERTIDUR

Purwakarta – Puluhan destinasi wisata di Kabupaten Purwakarta terpaksa ditutup akibat mewabahnya virus corona sejak beberapa bulan terakhir. Selama penutupan otomatis tidak ada pendapatan yang masuk pada dunia pariwisata.

Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, cukup berat untuk memulihkan dalam situasi seperti ini. Namun pihaknya optimis pada akhir tahun nanti dunia pariwisata akan kembali normal, dengan catatan wabah virus corona telah berakhir.

“Harus diakui memang 62 wisata yang ada di Purwakarta sedang lesu, kami kehilangan ribuan wisatawan setiap harinya, bahkan libur lebaran sekarang seharusnya menjadi momen peningkatan jumlah kunjungan, tapi karena ada wabah corona hal itu tidak terjadi,” ujar dia, Rabu (27/5/2020).

Mengenai besaran materil akibat tidak beroperasinya destinasi wisata, ia mengaku belum mengkonfirmasi ke setiap pemilik objek wisata. “Yang pasti kerugian materil pasti ada mulai dari kehilangan wisatawan hingga sektor pajak yang masuk ke pemerintah,” ujar Heri.

Seperti diketahui, objek wisata dan tempat hiburan lain ditutup sejak ada wabah virus corona. Penutupan itu kemudian diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Perpanjangan penutupan sementara itu berdasarkan Keputusan dari Badan Nasional Bencana Republik Indonesia Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

“Diperpanjang lagi atau tidak kita lihat saja nanti, mudah-mudahan pandemi ini cepat selesai,” kata menambahkan.

(can/pr)

error: