DEDI MULYADI INGIN WISATA PURWAKARTA-KARAWANG-BEKASI TERINTEGRASI, PATOKANNYA PAKAI GAPURA

Karawang – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Karawang, Purwakarta dan Bekasi, Dedi Mulyadi ingin ketiga daerah tersebut terintegrasi. Oleh karenanya, ia berharap pembangunan di tiga daerah itu saling berkesinambungan dan mendukung.

“Karawang, Purwakarta dan Bekasi harus menjadi satu kesatuan wilayah. Jadi konsep pembangunan yang direalisasikan di tiga daerah itu tidak saling mengotori dan merusak,” kata Dedi Mulyadi, saat berkunjung ke Karawang, Jumat (4/10/2019), seperti dikutip Kompas.

Menurut Dedi, jika pembangunan di Karawang, Purwakarta dan Bekasi berkesinambungan, maka tercipta suatu kesatuan wilayah. “Sehingga akan terwujud konsep pembangunan yang lebih baik,” kata Dedi. Di hadapan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang, Dedi juga mengingatkan agar konsep pembangunan di daerah diawali di pedesaan atau di wilayah perbatasan.

“Pembangunan di daerah perbatasan jangan sampai dibagian akhir dalam konsep pembangunan. Tapi harus di awal. Konsep pembangunan juga harus ramah lingkungan,” kata mantan Bupati Purwakarta itu.

Dedi menyarankan agar di setiap titik perbatasan daerah dibangun gapura yang menyimbolkan potensi dua daerah yang berbatasan. Gapura itu juga bisa menyimbolkan potensi kekayaan budaya khas daerah. Kemudian, di titik perbatasan tersebut bisa dibangun rumah pelayanan publik untuk memudahkan masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.

“Jadi konsep pembangunannya harus dibalik. Pembangunan jangan diawali di wilayah perkotaan, tapi diawali di titik perbatasan (wilayah perdesaan),” kata dia. Sehingga, kata Dedi, akan terwujud konsep wisata yang saling terintegrasi. Apalagi jika ditunjang berbagai fasilitas, seperti LRT, pelabuhan dan bandara. Sekretaris Daerah Karawang Acep Jamhuri berharap Dedi Mulyadi memperjuangkan pengembangan transportasi atau akses menuju Karawang, salah satunya kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line.

“Selama ini rute KRL hanya sampai Cikarang. Begitu juga dengan rute LRT, dari Jakarta hanya sampai Cikarang. Kami menginginkan rutenya sampai ke Karawang. Mudah-mudahan itu bisa bantu diupayakan oleh Pak Dedi di (pemerintah) pusat,” katanya. (komp/fath)

error: