ERA DIGITAL SIARAN TV DIMULAI ?

Jakarta – Digitalisasi penyiaran merupakan terminologi untuk menjelaskan proses alih format media dari bentuk analog menjadi bentuk digital. Secara teknis, digitalisasi adalah proses perubahan segala bentuk informasi (angka, kata, gambar, suara, data, dan gerak) dikodekan ke dalam bentuk bit (binary digit) sehingga dimungkinkan adanya manipulasi dan transformasi data (bitstreaming), termasuk penggandaan, pengurangan, maupun penambahan. Dalam praktiknya, digitalisasi menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan dan ketidakefisienan pada penyiaran analog. Proses teknologi dilakukan untuk mendapatkan efisiensi dan optimalisasi dalam berbagai hal, termasuk dalam teknologi penyiaran.

Efisiensi dan optimalisasi yang paling nyata dalam penyiaran di antaranya adalah kanal siaran dan infrastruktur penyiaran, seperti menara pemancar, antena, dan saluran transmisi. Di sisi lain, karena format digital kaya akan transformasi data dalam waktu bersamaan, maka digitalisasi televisi dapat meningkatkan resolusi gambar dan suara yang lebih stabil, sehingga kualitas penerimaan oleh pemirsa akan lebih baik. Dengan kata lain, teknologi penyiaran berbasis digital menjanjikan tampilan gambar lebih bersih dan suara yang lebih jernih.

Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) menyambut positif era Digitalisasi media penyiaran saat ini,yang terus berproses.Bukti optimisme itu antara lain dengan terus menggaungkan semangat pada anggota ATSDI untuk beruji coba siaran. Dan TVRI dipilih sebagai penyedia MUX media ujicoba dengan beberapa pertimbangan. Tercatat 24 stasiun TV anggota ATSDI yang telah memegang IPP tetap dan Rekomendasi KPID Jawa Barat telah bersiaran uji coba dengan TVRI.

Terkait dengan penggunaan aplikasi One Single Submission (OSS),ATSDI sangat merespon positif karena akan lebih efisien dari berbagai aspek. Sudah tidak zamannya lagi dalam pengurusan IPP maupun layanan publik lainnya,kita harus mengantri dan memakan waktu berhari-hari. Penerapan mekanisme OSS juga akan menimimalisir terjadinya pungli serta terpangkasnya birokrasi yang tidak perlu.

H.Ronny Agustiyar Tulas,SH

Orang Biasa Yang Peduli Eksistensi Media.

error: