HARGA KOMODITAS SAAT MUSIM HUJAN, BIKIN MERIANG

Purwakarta – Musim hujan yang sudahmelanda Kabupaten Purwakarta sejak akhir Oktober 2019 lalu, tak sekedar menyebabkan rawan penyakit, tapi juga bisa bikin dompet sakit, karena harga beberapa komoditas di pasar tradisional melonjak naik.

Seperti halnya di pasar Jum’at, Purwakarta. Erni salah satu pedagang menyebutkan, harga bawang merah sekarang ada di kisaran Rp. 36.000,-/kg, padahal harga awalnya Rp. 25.000,-/.kg. Lalu harga jahe yang awalnya hanya Rp 25.000,-/kg sampai Rp. 30.000,-/kg, sekarang ‘memanas’ jadi Rp 60.000,-/kg. Sementara itu harga buncis, sekarang ada di kisaran Rp. 20.000,-/kg dari harga sebelumnya Cuma Rp.8000,-/kg.

“Harga bawang merah ini udah naik sejak seminggu terakhir, selain itu harga jahe juga naik sejak dua bulan terakhir”, ujar Erni kepada tim liputan FamzTV.com.

Erni, seorang pedagang di Pasar Jum’at Purwakarta yang sedang merapikan bawang merah dagangannya. (FAMZ Media/Foto:Deni)

 Sementara itu di pasar tradisional Dangdeur, Purwakarta, Asep salah satu pedagang menyebut kalau di lapaknya berjualan, harga labu siam kecil yang dulunya sekitar Rp. 8.000,-/kg sekarang jadi Rp. 16.000,-/kg. Lalu, kol ‘gepeng’ yang dulunya biasa dijual Rp. 5.000,-/kg sekarang bisa lebih mahal. Menurut Asep, imbas kenaikan beberapa harga komoditi menyebabkan omsetnya turun karena pembelinya berkurang.

“Yang dulunya pembeli 100% sekarang Cuma 70 sampai 60% saja dan itu jelas mempengaruhi omset pedagang”, tandas Asep.

Asep, seorang pedagang di pasar tradisional Dangdeur, Purwakarta sedang menjelaskan keluh kesahnya soal harga komoditas di musim penghujan. (FAMZ Media/Foto:Deni)

Bahkan kalau pembelinya sedikit, tak jarang Asep membuang stok sayurannya karena dinilainya sudah tidak layak jual karena layu. (sal/den/fath)

error: