INSTITUT STIAMI JAKARTA KAMPUS CIKARANG “GUNCANG” AESTHETIC 2019

(dari kiri ke kanan)
Anis Zaenah – Kepala Kampus Institut STIAMI Jakarta kampus Cikarang, Jami Atur Rohma Dilah
Ketua Hima Institut Stiami Jakarta Kampus Cikarang
  , Yeni Susilowati – Ketua Yayasan Cendekia Ar-Razka

Himpunan mahasiswa Institut STIAMI Jakarta kampus Cikarang menggelar Gathering dan Malam Grand Final Ambasador Kampus di Gedung Teater Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/03). Dalam acara ini dimeriahkan aksi panggung mahasiswa STIAMI dan artis ibukota, seperti Enda dan Oncy, Sheila on Gank sampai mantan Puteri Indonesia juga ada. Anis Zaenah – Kepala Kampus Institut STIAMI Jakarta kampus Cikarang mengatakan, acara yang bertajuk AESTHETIC atau An Extraordinary Stiami Cikarang Carnival ini bertujuan sebagai ajang menyalurkan bakat dan minat mahasiswa dalam bidang seni dan kreasi.

“Dalam kegiatan ini kami ingin mahasiswa bisa menyalurkan bakat dan kemampuannya diluar pelajaran di kampus. Seperti dibidang seni dan musik. Selain itu juga ada pemilihan duta kampus”, tuturnya.

Selain dimeriahkan dengan penampilan musik band, dalam AESTHETIC juga ada penampilan tari tradisional, dance modern, penyematan anggota himpunan mahasiswa, anugerah program kreatifitas mahasiswa,dan yang tak kalah menarik adalah pemilihan duta kampus yang disaksikan langsung mantan Puteri Indonesia dan duta kampus dari universitas lainnya.

Sementara itu Yeni Susilowati – Ketua Yayasan Cendekia Ar-Razka menegaskan, STIAMI sebagai salah satu kampus yang instens mencetak lulusan dibidang ilmu sosial dan manajemen, terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dengan mengadakan program kreatifitas mahasiswa, yang mana dalam program ini para mahasiswa bisa menuangkan ide, gagasan, inovasi dan kreasinya dalam hal perekonomian dan manajemen. Salah satunya dengan menciptakan peluang bisnis baru.

“Untuk meningkatkan daya saing dan mencetak lulusan berkompeten, kami juga menggelar program kreatifitas mahasiswa yang mana mereka bisa memberika ide dan gagasan untuk membuat inovasi baru”, tuturnya. (red/dn)

error: