KINI, POKEMON BISA DETEKSI KELAINAN JIWA

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan memberikan pelatihan deteksi kelainan jiwa kepada kader dan programer di salah satu hotel di kawasan Lippo, Cikarang Selatan, Kamis (7/11/2019).

Peserta kegiatan ini sebanyak 88 orang yang merupakan kader dan programer dari masing-masing Puskesmas di Kabupaten Bekasi. Mereka dibekali pelatihan mendeteksi dini gangguan jiwa dan penanganannya.

“Pelatihan ini untuk kader dan pemegang program. Kader yang dilatih akan lebih mudah mendeteksi bila ada warganya yang diduga ada kelainan jiwa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti.

Sri mengatakan, setelah kader dan programer mendapat pelatihan, deteksi bisa langsung dilakukan di masyarakat. Jika ada masyarakat yang diduga mengalami gangguan jiwa, maka bisa dibawa ke Puskesmas untuk ditangani.

“Kita ada yang namanya Pokemon Keswa. Kepanjangannya yaitu Pos Konseling Edukasi dan Monitoring Kesehatan Jiwa. Jadi jika ada yang diduga mengalami gangguan jiwa ditangani tim dari Pokemon Keswa,” ungkapnya.

“Penanganannya dengan berkolaborasi programer kesehatan jiwa di Puskesmas,” imbuhnya.

Kader yang akan mendeteksi gangguan jiwa di masyarakat menggunakan aplikasi. Dari aplikasi itu, kader bisa mengetahui dengan mudah kondisi kejiwaan masyarakat.

“Ada toolsnya di Android, bisa juga didownload. Tindaklanjutnya dikerjakan Puskesmas setempat,” katanya.

Sri Enny berharap dengan gerakan deteksi dini ini, pada 2020 Kabupaten Bekasi bebas pasung. (pjk/fath)

error: