LINA MAJU, KINI THREE ON THREE ADAM-HAWA DI TANAH INDUSTRI MAKIN ‘NGERI’

Karawang – Jumlah perempuan dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meningkat. Pada Pilkada 2015, hanya satu perempuan yang mencalonkan diri jadi bupati. Tapi, menjelang Pilkada Karawang 2020, sedikitnya tiga perempuan maju sebagai bakal calon Bupati Karawang.

Ketiganya adalah Gina Fadlia Swara (34), Lina Sugiharti (45), dan Cellica Nurrachadiana (39). Ketiganya diprediksi bakal bersaing dengan tiga bakal calon bupati dari kaum Adam, yaitu Ahmad Zamakhsyari, Aep Syaepuloh, dan Jenal Arifin.

“Saya melihat keterwakilan perempuan di Pilkada Karawang 2020 akan semakin baik. Ini artinya isu kesetaraan gender semakin terwujud. Buktinya sekarang sudah tiga perempuan yang maju (pilkada),” kata Lina Sugiharti saat mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Bupati Karawang di Lina Sugiharti Center, Jalan Raya Klari, Kamis (21/11/3019), seperti dilansir detik.

Lina berpendapat bertambahnya jumlah perempuan di Pilkada Karawang merupakan hal positif. Apalagi jika para calon bupati perempuan itu mengusung isu yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak.

Seperti halnya Gina dan Cellica, Lina mengaku akan mengangkat isu perempuan pada Pilbup 2020. Ia mencontohkan maraknya pekerja migran asal Karawang. Seperti diketahui Karawang adalah salah satu daerah pemasok TKW terbanyak di Jawa Barat.

Menurut Lina, banyaknya TKW dari Karawang akibat industri yang belum maksimal menyerap pekerja perempuan. Faktor lain, kata dia, tingkat pendidikan dan kualitas angkatan kerja perempuan di Karawang masih di bawah standar.

“Saat sosialisasi ke pelosok Karawang, masih banyak perempuan yang berpendidikan rendah. Di bawah standar. Banyak lulusan SD dan SMP. Itu harus diperjuangkan,” kata Lina.

Kesetaraan gender dalam politik juga diperlihatkan oleh sejumlah pengurus partai. Di Karawang, pengurus partai memberi ruang kepada politikus perempuan untuk ikut bersaing pada 2020.

“Setidaknya itu yang saya rasakan. Bahkan saya merasa tak dipersulit partai. Saya didukung penuh dalam pencalonan,” kata Lina.

Lina mengaku mendapat perlakuan istimewa dari PPP. Ketua DPC PPP Kabupaten Karawang itu mengklaim didukung penuh DPW PPP Jawa Barat. Bahkan dalam pencalonan dirinya, Lina mengklaim didukung penuh Ade Yasin, Ketua DPW PPP Jawa Barat.

“Meski hanya memiliki satu kursi, saya didukung penuh PPP. Saya disuruh duduk manis. Partai sudah membentuk tim lobi dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat,” kata Lina.

Begitupun dengan Partai Demokrat, yang mendukung Cellica sebagai petahana kembali maju di Pilkada Karawang dan Gerindra yang mendukung penuh Gina Fadlia Swara untuk bersaing memperebutkan kursi Bupati Karawang untuk periode 2020-2025. (dtk/fath)

error: