MASJID TERAPUNG AKAN DIBANGUN DI KAWASAN EKOWISATA SITU GEDE BOGOR MULAI 2020

BOGOR – Masjid terapung akan dibangun di kawasan Situ Gede, Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.  Pembangunan  Masjid  terapung tersebut masuk dalam program penataan kawasan wisata melalui anggaran APBD Provinsi Jawa Barat.

Melansir Pikiran Rakyat, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, kawasan  Situ Gede akan dikembangkan menjadi  pusat ekowisata. Nantinya, selain masjid terapung,  Pemkot Bogor juga berencana membangun lintasan olahraga di kawasan tersebut.

“Penataan kawasan Situ Gede masih terus dimatangkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga sudah meninjau lokasi.  Kemungkinan  akan dibangun pada 2020,” ujar Bima Arya kepada “PR”, Minggu, 24 Maret 2019.

Meskipun dibangun dengan anggaran APBD Jawa Barat, Pemkot Bogor juga akan menganggarkan penataan kawasan Situ Gede pada APBD Kota Bogor. Anggaran difokuskan pada pembebasan tanah, perluasan lahan, dan akses sarana parkir.

“Intinya, kita ingin kawasan Situ Gede bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Selain pembangunan infrastruktur, kita ingin Situ Gede bisa jadi pusat wisata pertanian, wisata air, dan wisata kampung budaya.  Semua sedang kami matangkan,” kata  Bima.

Pembangunan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan

Camat Bogor Timur, Pupung W Purnama, mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor  bersama Kecamatan Bogor Timur sudah menyusun proposal  tentang penataan kawasan Situ Gede.  Pupung berharap, setelah ditata, perekonomian warga  di kawasan tersebut bisa meningkat.

“Potensi Situ Gede cukup besar, kami berharap keberadaan Situ Gede bisa lebih dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” ucap Pupung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan,  ada tiga pembangunan strategis yang dibangun Pemprov Jawa Barat di Kota Bogor. Selain penataan kawasan Situ Gede, Pemprov Jawa Barat juga akan membangun alun-alun dan gedung pusat kreatif  di Kota Bogor.

“Nantinya gedung Bakorwil di  Kota Bogor akan jadi kawasan creative center, ada juga  integrated tourism travel.   Kawasan Situ Gede juga akan kita tata, ada wisata air di sana. Konsepnya, Situ Gede ini sebagian akan dibuat amphiteater,  fokusnya mungkin tahun depan,” ujar  Dedi Taufik.

Menurut Dedi, penataan  kawasan wisata di Kota Bogor memang diperlukan.  Pasalnya, Kota Bogor memiliki tiga klasifikasi keberminatan wisatawan yakni  wisata alam, budaya, dan wisata buatan. Pemprov Jabar ingin Kota Bogor menyumbangkan target kunjungan wisatawan di Jawa Barat. Pada 2019 ini, target kunjungan wisatawan di Jawa Barat mencapai 48 juta. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,8 juta orang.

“Kota Bogor punya semua, pendestrian juga terbangun, keberminatan wisatawan di sini tinggi,  terutama turis-turis Eropa yang ingin bernostalgia.  Untuk nature  harus ditingkatkan lagi,  culture  juga sama,” kata  Dedi. (bgr/dn)


error: