PERTAMINA DIDUGA BLOKIR JALAN, WARGA HARUS MEMUTAR JALAN DARI BIASANYA

Akses jalan warga perumahan Palumbon Tessa yang berada di Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur diduga diblokir Pertamina EP. Akibatnya ratusan warga harus memutar ke jalan lebih jauh dari biasanya.

Salah seorang warga Perumahan Palumbon Tessa, Asep Jaelani mengatakan, pemblokiran jalan akses masuk dilakukan pada hari Sabtu (16/3) oleh PT Pertamina EP. Pemblokiran jalan itu karena Pertamina berdalih karena faktor keselamatan, keamanan dan legalitas jalan itu merupakan milik Pertamina.

“Padahal sarana, prasarana dan utilitas perumahan kami sudah diberikan pada pemerintah daerah. Tapi tetap saja akses jalan masuk kami diblokir oleh Pertamina,” ujar Asep saat dihubungi, Minggu (17/3).

Menurut Asep, akibat penutupan akses masuk tersebut, semua warga harus mencari jalan lain untuk ke rumahnya melalui jalan Plawad yang jaraknya lebih jauh. Meskipun bisa melewati akses jalan masuk itu harus memberikan biaya kordinasi yang katanya suruhan pertamina untuk biaya pembangunan masjid. “Oknum yang meminta biaya kordinasi itu juga sering meminta sumbangan ke warga perumahan sebelum akses jalan masuk di blokir,” katanya.

Ia menambahkan, rencananya pihaknya bakal melakukan aksi demonstrasi ke Pemkab Karawang terkait penutupan akses jalan masuk menuju perumahan itu. Selain itu, pihaknya berencana melakukan gugatan ke pertamina karena telah merugikan warga akibat penutupan akses jalan itu.

“Kami berharap akses jalan masuk itu bisa dibuka lagi, karena itu juga merupakan hak kami sebagai warga Karawang dan jalan itu merupakan hak warga Indonesia,” tandasnya.
Sementara itu, Sampai berita ini diturunkan Pasundan Ekspres belum bisa menghubungi PT Pertamina EP, terkait pemblokiran akses jalan tersebut. (pe/dn)

error: