PURWAKARTA, ANTARA NEW NORMAL DAN PSBB PARSIAL

Purwakarta – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika belum bisa memastikan adaptasi kebiasaan baru (AKB) akan diberlakukan dalam masa pandemi Covid-19. Ia mengaku masih menunggu intruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pemberlakukan AKB yang juga dikenal dengan new normal.

“Provinsi Jabar belum memutuskan kami yakin ada pertimbangan lain,” ujar dia, Selasa (2/6/2020).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, kata dia, telah memutuskan melalui Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Iyus Permana untuk berkoordinasi dengan para camat agar melanjutkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial (komunal).

“Kami akan evaluasi PSBB parsial ini sampai 6 Juni. Kalau masih belum ada pergub soal AKB, maka kami belum bisa terapkan meskipun sosialisasi terus dilakukan karena mau tak mau ke depan kondisi ini mesti dihadapi minimal di tingkat kewilayahan, makanya hari ini kami menggandeng organisasi wanita menjadi relawan, disamping telah berkoordinasi dengan para camat,”  kata Anne.

Menurutnya, PSBB parsial di kabupaten Purwakarta sudah diberlakukan dua kali, pertama di 6 kecamatan yaitu Kecamatan Purwakarta Kota, Jatiluhur, Babakancikao, Campaka, Pasawahan, dan Bungursari. Sementara PSBB parsial kedua cakupannya lebih kecil yaitu tingkat kelurahan dan desa di Kecamatan Kota. “Kalau perbupnya belum turun maka kemungkinan kami akan berlakulan PSBB parsial tahap tiga,” kata Anne.

(can/pr)

error: