RUMAHNYA DIRENOVASI KODIM 0619, MAK MARI MENANGIS BAHAGIA

Purwakarta – Mak Mari tampak menangis. Meski diseka berkali-kali, air matanya terus bercucuran. Namun, raut wajah nenek berusia 104 tahun ini tak menunjukkan kesedihan. Alih-alih sedih, justru yang terpancar adalah rasa bahagia.

Betapa tidak, Mak Mari yang tercatat sebagai warga Kampung Cilangkap, Desa Cadasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta ini, baru saja mendapatkan kejutan. Rumahnya yang reyot, rampung direnovasi Kodim 0619/Purwakarta.

Ditemui usai prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho menyebutkan, salah satu fungsi pembinaan teritorial TNI yaitu membantu pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat.

“Salah satunya dengan membangun atau merenovasi rumah warga yang kurang mampu sehingga menjadi lebih layak ditempati,” ujarnya kepada awak media saat ditemui di lokasi, Jumat (30/8).

Dandim mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan bagian dari kegiatan Minggu Militer. “Kodim 0619/Purwakarta fokus kepada pembinaan teritorial. Salah satunya berkeliling ke setiap wilayah. Kebetulan di Tegawaru ada warga kurang beruntung yang rumahnya nyaris roboh,” katanya.

Tak hanya itu, saat berkeliling ke berbagai wilayah, pihaknya pun kerap menerima laporan terkait krisis air bersih. Kecamatan Tegalwaru sendiri merupakan daerah paling parah terdampak kekeringan di musim kemarau seperti saat ini.

“Kita sudah berkoordinasi dengan para senior yang sudah berhasil mengatasi masalah kekeringan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kita tunggu kelanjutannya,” ujarnya.

Pihaknya pun telah melakukan pendataan setiap lokasi di wilayah Kabupaten Purwakarta yang mengalami kekeringan air bersih. “Itu yang akan kita lakukan terlebih dahulu, sehingga saat senior kita yang dari NTT datang ke Purwakarta, kita tinggal tunjukkan lokasinya sesuai dengan data yang kita dapat,” kata Dandim.

Sementara itu, Kepala Desa Cadasari Wawan mengapresiasi Kodim 0619/Purwakarta yang telah merenovasi rumah salah seorang warganya. Terlebih, sambungnya, yang direnovasi adalah rumah milik Mak Mari.

“Sebetulnya dari dulu kita sudah mengajukan kepada pemerintah namun belum direalisasi. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini warga kami sangat terbantu,” ucapnya. (pes/fath)

error: