SOWAN KE EKS-KAPOLRI TITO, LISTYO DAPAT WEJANGAN

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, menyolidkan internal Polri dan melakukan pendekatan ke jajaran pembinaan masyarakat (binmas) apabila resmi menjadi pemimpin “Korps Bhayangkara”. 

Pesan itu disampaikan ketika Listyo dan istrinya menyambangi kediaman Tito, Senin (18/1) pagi.

“Oh, ya, (pesan) di antaranya bagaimana untuk membuat soliditas internal, ya, karena Pak Sigit sama dengan saya, banyak senior di atas. Tapi kiat-kiat seperti itu saya kira cukup Pak Sigit dan saya yang tahu,” ucap Tito di Kompleks Parlemen, Jakarta, beberapa saat lalu.

“Kedua, bagaimana memperkuat soft approach dengan jajaran binmas, kemudian di samping kinerja lain dalam penegakan hukum yang tegas. Itu juga soft approach yang lain, dengan kegiatan binmas terutama,” sambungnya.

Di samping itu, eks Kapolri tersebut meminta dukungan Listyo membantu tugas Kemendagri, salah satunya tentang penyelesaian sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. “Ini juga jangan sampai terjadi konflik.”

Dalam pertemuan itu, Tito dan Sigit juga membahas penanggulangan pandemi, seperti program vaksinasi Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial (bansos). Pemulihan ekonomi pun menjadi topik percakapan.

“Karena salah satu pesan dari Bapak Presiden, adalah untuk membuka iklim investasi yang baik, kondusif, baik untuk dalam negeri, swasta, maupun dari luar negeri. Iklim ini perlu didukung oleh semua pihak, termasuk Kemendagri, khususnya jajaran pemerintah daerah (pemda),” tuturnya.

“Dan itu saya meminta pada Pak Kapolri, Pak Sigit. Nanti saya sampaikan ke Pak Kapolri langsung saja. Insyaallah tak ada halangan untuk juga sama-sama membangun iklim itu. Jangan sampai ada pungutan liar yang bisa menghambat investasi,” imbuhnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan Sigit sebagai calon tuggal Kapolri dari lima nama yang diajukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada DPR, 13 Januari lalu. Dewan selanjutnya akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan sebelum menentukan sikap.

(can/kas)

error: