TINGKAT KEMATIAN NAKES AKIBAT COVID DI INDONESIA TERTINGGI KE 3 DUNIA, INI JAWABAN SATGAS

Jakarta – Virus corona baru (Covid-19) masih menjangkit hampir seluruh wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan (nakes) terus berjuang di garda terdepan untuk membantu proses penyembuhan pasien positif virus corona.

Hingga kini, tak sedikit nakes yang kehilangan nyawa dalam melaksanakan tugas mulia tersebut.

Menanggapi banyaknya dokter, perawat dan tenaga kesehatan lain yang kehilangan nyawa saat menghadapi pasien virus corona di garda terdepan, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito membuka suara pada Kamis, 6 Agustus 2020.

Mengutip WARTAEKONOMI.co.id sebelumnya, ia menyebut bahwa tingkat kematian tenaga kesehatan di Indonesia menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia dalam kategori kematian nakes karena Covid-19.

“Terkait dengan tenaga kesehatan ini banyak yang gugur dalam melawan Covid-19, pemerintah tidak memiliki toleransi terhadap kondisi ini dan kami berusaha keras untuk mencegah terjadinya korban yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Pernyataan itu didukung pula oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyebut bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga kematian nakes tertinggi di dunia.

Persentasi kematian nakes yaitu sebanyak 2,4 persen dari total 89 kematian nakes akibat Covid-19 per 13 Juli 2020 yang dihimpun oleh Pandemic Talks.

Sedangkan hingga 1 Agustus 2020 lalu, IAKMI mencatat jumlah kematian nakes akibat Covid-19 bertambah 153 kasus.

Dari 153 kasus, di antaranya 73 kasus kematian dokter, 55 kematian perawat sementara 25 berasal dari pihak lainnya.

Wiku menambahkan, Indonesia telah memiliki alat pelindung diri (APD) buatan lokal dengan nama Ina United yang telah lolos dengan standar internasional tertinggi, yaitu ISO 1660. (can/war)

error: